Puisi-puisi Teofani Odilia

Puisi-puisi: Teofani Odilia

BUMI

Ibu, apakah kau marah
Aku ingat usiamu jauh
Maafkan,
Kupakai mantel hijaumu dan tercabik-cabik

Ibu, tungkaimu bergetar
Suhu tubuhmu tinggi
Batukmu ditemani isi perutmu
Air matamu tumpah merendam

Ibu, jangan melangkah keluar
Tetaplah berputar di jalanmu
Kan kutisik mantel hijaumu
Agar payudaramu meneteskan lagi air susumu


HUTAN

Membunuh dan tegak berdampingan
Menghabisi dan tak pernah punah
Memberi dan tak pernah kekurangan
Melupakan dan tak meninggalkan jejak

Anggun meski bisu
Ramah meski bergolak
Terpandang damai meski penuh pertikaian
Paradoks kehidupan: Munafik dan Telanjang

Teladan kerumitan yang patuh
Simbol kebersamaan yang konfiguratif
Wujud hamba yang paripurna
Menghirup ampas saudaramu MANUSIA.

0 komentar:

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda