Puisi Maria Santisina Gama

Virgin

Sahabatku.....
Masih kukuhkah benteng pertahananmu?
Kini kulihat hitam auramu,
Dimana putih yang terpancar dulu?
Tataplah mata ibunda terlukis segurat nestapa
Menangisi aib buah hatinya yang manja
Yang tergilas oleh kenikmatan roda cinta

Sahabatku.....
Apalah arti kemolekan tubuhmu
Jika t'lah musnah sekeping mutiara indah
Mengapa kau biarkan sang kumbang liar
Mengisap manisnya madumu?
Ah...jangan menjerit s'gala sesalmu
Tiada guna air mata mengalir ...


Virgin itu indah...
Virgin itu suci...
Bak mutiara yang berkilau
Akan tetap anggun pesonamu
Jika dipagari dengan iman
Hingga menanti saatnya tiba
Diperaduan nan abadi
Sebagai persembahan
Tuk belahan jiwa...

Pos Kupang Minggu, 4 Mei 2008 halaman 6

0 komentar:

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda