Puisi-puisi Vitalis Gery

Pada Sajak Ini

Pada sajak ini
Biarkan aku memilikimu
Dalam kenangan tuk mengulang
Hari yang tertambat di
Ranting dan dahan
Mendekapmu dalam
Kata-kataku
Yang menyatakan Setia
Di setiap garis waktu


Senyuman

Memperkaya mereka yang menerima
Tanpa mempermiskin mereka yang memberi
Seulas senyum membuat kenangan
Tentangnya terkadang membekas abadi
Seulas senyuman membawa suasana
Istirahat kepada mereka yang penat
Suasana ceria pada mereka yang
Gunda gulana
Secerah mentari pada mereka yang
Hatinya kelam
Penawar buat membuka masalah yang menjerat
Senyuman tak bisa membeli, diminta
Dipinjam atau dicuri
Sebab tak berguna bagi siapa pun juga
Sebelum ia terlukis pada bibir
Si empunya


Ku Bayangkan

Ku Bayangkan
Hatimu sebait puisi
Anggun berkata-kata
Mampu merasuk rongga sukma
Kalimat-kalimat lantunku
Dengan nada lembut
Di ujung kalimat itu ada kata
Menyentuh dengan kertas-kertas sobek
Dan kusatukan menjadi titik nama
Yang ku namakan syair
Kata-kata sudah lama ku simpan
Bersama warna keemasan coretan ini
Yang ku namakan kenangan
Pos Kupang edisi Minggu, 1 Juni 2008, halaman 6

0 komentar:

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda