Puisi Yoseph Mau

Sahabat Sejati

Mulanya hanya ada rasa asing di antara kita
Tak ada tegur dan sapa
Tak ada seuntai senyum ceria
Semuanya terasa hampa gulana, karenaà
Kau tak mengetahui diriku
Aku pun tak tahu siapakah kamu


Dalam sekilas perjumpaan
Kita saling mengenal satu sama lain
Aku memengenal Engkau
Engkau juga mengenal aku

Kita saling memandang dalam senyum
Aku memandangmu
Dan engkau pun memandangi aku
Tanpa terasa kita telah mengukir kata sahabat di hati

Sungguh indah sekali
Kita bertemu sebagai sahabat
Kita bisa membagikan sukacita
Kita bisa membagikan dukacita

Sebagai sahabat
Kita harus mampu mencintai
Kita harus mampu membagi
Namunà kita tidak menuntut ini dan itu

Kita harus mejadi sahabat sejati?
Seorang sahabat sejati
Saat ada suka, dia juga mengalami
Saat ada dukacita pun, dia juga menglami
Betapa tak terlukiskan kebaikan menjadi sahabat sejati


Alangkah bahagianya bila kita menjadi sahabat sejati
Karena aku bukan aku lagi
Dan kau pun bukan kau lagi
Namun aku dan kau adalah kita

Jakarta 1/4/08

Pos Kupang Edisi Minggu 15 Juni 2008, halaman 6

0 komentar:

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda