Puisi-puisi Abdul Majid K

Ada Aku

Aku ada di tengah kemiskinan
Menyelinap bersembunyi di cela penderitaan
Bahkan tenggelam menghilang
Di samudera tangis bocah lapar
Aku ada di tengah mereka

Sekadar membantu sebisa ku mampu
Menyuarakan keadilan penyebab kemiskinan
Meneriakkan keadilan penyebab kemiskinan
Melantangkan tangis yang kurang gizi yang tak berdaya
Karena ku bisa itu, hanya itu
Karena aku hanya sebuah puisi pemberontakan


Kini Hening

Kini hening tak ada tangis
Tangis sang bocah lapar
Yang kurus tubuhnya
Yang buncit perutnya
Penderita gizi buruk itu istilah ngetrend
Tangis sang bocah tertelan zaman
Karena sang ayah tak setegar rezim berkuasa
Juga sang ibu tak biasanya pasrah menerima takdir
Tangis sang bocah tertelan bumi
Dibungkam tanah
Yang raga dilumat ulat
Yang juga ayah dan ibu maklumi itu
Seolah tahu perihal terjadi
Sehingga diam tak bersuara
Buat hening tak ada tangis


Bisakah...?

Bisakah kita menghargai mereka?
Setidaknya dengan panggilan saja
PSK cukuplah pantas
Jangan pelacur, wanita jalang
Gadis ayam, wanita penghibur
Atau lonte itu istilahmu
Bisakah kita menghargai mereka?
Setidaknya dengan panggilan saja
Lebih baik
Tuna susilah sangatlah pantas

Pos Kupang Minggu 29 Juni 2008, halaman 6

0 komentar:

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda