Marianus Moa, S. H


POS KUPANG/NOVEMY LEO
Marianus Moa

Masyarakat Sikka Mulai Sadar Hukum

SAAT ini cukup banyak kasus korupsi yang diproses di Kejaksaan Negeri (Kejari) Maumere-Sikka. Sebagian besar kasus-kasus tersebut dilaporkan oleh masyarakat. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran hukum masyarakat Sikka dalam upaya penegakan hukum. Marianus Moa, S. H, salah seorang pengacara/advokad di wilayah hukum Pengadilan Negeri (PN) Maumere akan bicara tentang fenomena masyarakat Sikka yang mulai sadar hukum.

Menurutnya, kesadaran masyarakat Sikka untuk mendapatkan hak keadilan sudah mulai tampak. Ini menunjukkan kesadaran hukum sudah ada di kalangan masyarakat Sikka. Namun hal ini perlu terus dibina sehingga kesadaran hukum ini semakin baik dari waktu ke waktu.

Marianus Moa saat berbincang-bincang dengan Pos Kupang belum lama ini menjelaskan banyak hal tentang kesadaran dan berbagai proses hukum yang sedang berlangsung di wilayah Kabupaten Sikka. Berikut petikan perbincangan Pos Kupang dan Marianus Moa.

Anda sebagai seorang pengacara dan advokad yang sudah kurang lebih 25 tahun beracara di wilayah hukum Pengadilan Negeri Maumere-Sikka, bagaimana tanggapan Anda mengenai kesadaran hukum masyarakat di Kabupaten Sikka?
Menurut pengamatan saya, saat ini sebagian besar masyarakat Kabupaten Sikka mulai sadar menggunakan hak-haknya. Hal ini dapat dilihat dari meningkatnya kasus atau perkara yang dilaporkan masyarakat ke polisi, jaksa dan pengadilan.

Siapa saja yang mengajukan kasus atau perkara itu?
Dari berbagai pihak. Ada orang perorangan atau badan hukum yang merasa haknya dirugikan secara perdata akan mengajukan gugatan ke pengadian. Atau yang merasa haknya dirugikan secara pidana akan melaporkan ke polisi.

Apakah tindakan masyarakat melaporkan kasus-kasus pidana atau perdata itu menunjukkan kesadaran hukumnya meningkat?
Ya. Itu salah satu bukti bahwa kesadaran hukum masyarakat mulai meningkat. Lihat saja, ada masyarakat yang langsung melaporkan kepada pihak berwajib atau polisi jika mengetahui ada tindak pidana yang dilakukan seseorang di lingkungannya. Masyarakat sekarang tidak takut lagi mendatangi kantor polisi, kejaksaan atau pengadilan untuk melaporkan suatu persoalan hukum, baik yang menimpa dirinya atau yang dialami orang lain. Bahkan kasus-kasus korupsi yang kini ditangani kejaksaan sebagian besar atas dasar laporan masyarakat ke jaksa.

Apakah masyarakat Sikka juga sudah mulai sadar untuk mengunakan jasa pengacara atau advokad jika mereka terjerat perkara perdata atau pidana atau lainnya?
Untuk perkara perdata, para pencari keadilan sebagian besar menggunakan jasa advokad yang berasal dari beberapa lembaga bantuan hukum (LBH) yang ada di wilayah ini. Untuk perkara pidana, biasanya jasa pengacara atau advokad lebih banyak ditunjuk oleh penyidik, penuntut umum dan pengadilan. Namun untuk perkara pemutusan hubungan kerja (PHK) sedikit sekali masyarakat menggunakan jasa pengacara untuk mendampinginya.

Apakah orang-perorangan atau badan hukum sudah memanfaatkan jasa bantuan hukum dari para lawyer (pengacara) sebelum terjerat perkara?
Pada Tahun 80 dan 90-an, masyarakat baru meminta bantuan hukum atau nasihat hukum dari para pengacara jika mereka sudah terkena perkara. Namun pada tahun 2000-an ini, sudah ada sedikit perubahan. Sebagian orang atau badan hukum sudah mencari dan menggunakan jasa bantuan dan konsultasi hukum sebelum terjadinya perkara. Saya harapkan ke depan masyarakat sudah memiliki penasihat hukum sendiri untuk dapat menerima advis hukum sebelum melakukan perbuatan hukum.

Mengapa mereka perlu melakukan konsultasi hukum? Apa manfaatnya?
Manfaatnya sangat besar. Misalnya sebuah perusahaan. Sebelum dia melakukan perjanjian kerja atau perbuatan hukum dengan pihak lain, maka dia perlu mendapatkan advis atau nasihat hukum dari seorang laywer. Hal ini penting untuk meminimalisir timbulnya persoalan hukum di kemudian hari akibat perbuatan hukum yang dilakukannya sebelumnya itu.

Anda mengatakan tadi, di satu sisi banyak masyarakat yang sduah sadar hukum. Namun ada fakta lain, bahwa hampir setiap hari di Kabupaten Sikka ini terjadi kasus pidana dan perdata. Seperti pelanggaran lalu lintas, perkelahian, pembunuhan, perkosaan, kekerasan dalam rumah tangga dan lain-lain. Menurut Anda, mengapa hal itu bisa terjadi ?
Inilah persoalan yang harus menjadi perhatian semua pihak dan dicari tahu faktor penyebab dan upaya mengatasinya. Menurut saya, faktor penyebab terjadinya kasus-kasus itu salah satunya karena sumber daya manusia (SDM) nya masih kurang. Juga karena faktor lingkungan , keluarga dan lain-lain, termasuk kurangnya penyuluhan hukum dari aparat pemeirntahan. Serta masih ringannya penjatuhan hukuman terhadap pelaku sehingga tidak ada efek jera.

Bicara soal kasus yang terjadi di Kabupaten Sikka. Saat ini kita lihat, kasus-kasus korupi banyak diproses hukum. Namun dari sekian banyak kasus korupsi yang diproses, baru sebagian kecil yang sudah disidangkan. Ada kesan, aparat penegak hukum, jaksa, tebang pilih dalam memberlakukan para tersangka. Bagaiaman pendapat Anda?
Perlu dicatat bahwa tidak ada seorang pun yang mendukung apa yang namanya korupsi. Korupsi artinya mencuri uang rakyat. Orang beriman pasti malu melakukan hal itu dan malu dikatakan sebagai pencuri uang rakyat. Pencuri uang rakyat harus dihukum. Ini berarti, siapa pun pelakunya harus diproses hukum tanpa melihat asalnya, jabatan dan kedudukannya.

Apakah Anda optimis para pelaku korupsi yang saat ini sedang diproses di PN Maumere bisa terjerat hukum?
Prinsip hukum, siapa yang bersalah harus dihukum. Karenanya siapa yang korupsi harus dihukum, masuk penjara. Namun kita harus menghargai proses hukum. Untuk membuktikan seseorang melakukan tindakan korupsi atau tidak, tidak mudah dibuktikan. Sebab, selain unsur-unsur perbuatan itu harus terpenuhi dan terbukti sah di persidangan harus ada juga keyakinan hakim. Namun perlu diingat bahwa penjatuhan hukuman terhadap pelaku bukan didasarkan atas maraknya tuntutan masyarakat terhadap pelaku itu. Asas praduga tak bersalah harus dijunjung tinggi sehingga tidak ada putusan sebelum adanya putusan hakim yang berkekuatan hukum tetap.

Apakah Anda sendiri mendukung upaya pemberantasan korupsi di Sikka? Bagaimana jika pelakunya pejabat atau mantan pejabat?
Ya, saya sangat mendukung. Proses hukum pengusutan kasus korupsi harus tuntas. Artinya, jika terbukti bersalah, pelaku harus dihukum dan uang negara yang dikorupnya harus dikembalikan. Mengenai pelakunya pejabat atau mantan pejabat, itu tidak menjadi tolok ukur bahwa dia tidak bisa di hukum. Kalau dia masih PNS, maka atasannya harus mengambil sikap tegas. Bila perlu harus dilakukan tindakan pemecatan terhadap pelaku yang terbukti bersalah.

Apa penilaian Anda terhadap kinerja jaksa di Kejari Maumere dalam pengusutan kasus korupsi?
Sejauh ini saya lihat kinerja Kejari Maumere semakin hari sudah semakin baik, jauh lebih baik dari sebelumnya. Semoga hal ini terus dipertahankan bahkan ditingkatkan. Saya harapkan, ke depan, jaksa lebih profesional dan senantiasa mengekspos perkembangan pengusutan kasus-kasus korupsi yang ditanganinya kepada publik melalui pers. Dengan demikian, publik bisa mengetahui setiap perkembangan pengusutan kasus korupsi dimaksud.

Saat ini sudah ada dua kasus korupsi yang disidangkan di PN Maumere, yakni kasus dugaan korupsi di PDAM Sikka dan di Golkar Kabaupaten Sikka. Apa harapan Anda?
Saya berharap dan mau meyakinkan diri bahwa para jaksa dan hakim yang menangani perkara itu benar-benar cermat, teliti dan adil dalam melihat fakta hukum dan dalam menjatuhkan hukuman. Kuncinya, apakah jaksa penuntut umum bisa membuktikan dakwaannya di persidangan itu atau tidak. Apakah saksi-saksi memberikan keterangan yang benar dan mendukung?

Adakah hal khusus yang ingin Anda sampaikan kepada masyarakat Kabupaten Sikka terkait upaya penegakan hukum?
Ya, saya mau mengatakan bahwa upaya penegakan hukum di Kabupaten Sikka ini bukan hanya tugas dari aparat penegak hukum yanki polisi, jaksa dan hakim. Namun hal ini merupakan tugas kita bersama, baik aparat penegak hukum dan masyarakat. Bantulah aparat penegak hukum dalam menyelidiki suatu kasus, pidana, perdata maupun kasus korupsi. Berikan keterangan dan bukti yang benar sehingga penegakan hukum berjalan dengana baik.

Untuk aparat penegak hukum, apa harapan Anda?
Aparat penegak hukum, polisi, jaksa dan hakim juga dituntut profesional dan independen dalam menjalankan tugasnya. Dengan demikian. mereka bisa menjaga citra lembaganya dan juga bisa mewujudkan penegakan hukum di Kabupaten Sikka ini. (novemy leo)



Sering Diomeli Anak

LELAKI bertubuh tambun dengan kulit sawo matang ini hampir tidak mempunyai waktu berkumpul dengan anak istrinya di rumah. Profesinya sebagai seorang pengacara/advokad plus beberapa jabatan lain yang dipercayakan kepadanya itu membuat Marianus lebih banyak berada di luar rumah. Hal ini membuat istri terutama anak-anaknya sering `ngambek' dan mengomelinya.
Sejak menikah tahun 1986 dengan Helena Herina, Marianus sudah sibuk di luar rumah menjalankan profesi advokadnya. "Ya, istri saya sudah memaklumi pekerjaan saya. Namun anak saya, Yusti dan Rosalia yang belum. Mereka sering marah kepada saya yang tidak pernah ada di rumah. Namun saya selalu memberikan pengertian kepada mereka," kata Marianus.
Di tengah kesibukannya, penggemar Ebiet G Ade ini selalu menyempatkan diri berolahraga tenis untuk menjaga kesehatannya. Hingga saat ini ribuan perkara sudah pernah ditanganinya mulai dari perkara kecil hingga besar, pencurian hingga korupsi, pemerkosaan hingga pembunuhan dan sebagainya. Marianus kini memiliki sebuah Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Sinar Keadilan yang terletak di Jalan A. Yani. Di kantor ini, Marianus banyak menghabiskan waktunya untuk menangani berbagai macam perkara. "Saya selalu mensyukuri apa yang saya dapatkan sebagai berkat Tuhan. Saya berupaya menjalankan profesi saya dengan sebaik-baiknya," kata Marianus. (vel)


Data Diri
Nama : Marianus Moa, S. H
Tempat Tanggal Lahir : Kewa Gunung/Kewapante, 15 September 1959
Pekerjaan : Advokad di wilayah hukum PN Maumere
Pendiri Lembaga Bantuan Hukum Sinar Keadilan
Alamat kantr : Jalan A Yani Nomro 12, telepon 0382.22650
No Handphone : 081339424727
Keluarga :
Istri : Helena Herina
Anak : Yohanes Yusti, dan Maria Rosalia

Masa kerja profesi :
1982 -1985 : Advokad di PN Makasar
1986-1996 : Advokad di PN Maumere
1997-1999 : Advokad di PN Dilli
1999-sekarang : Advokad di PN Maumere

Karier lain-lain :
Pendiri LBH Sinar Keadilan
Pengurus Dekopinda Sikka
Ketua Yayasan Uyelindo Cab. Maumere
Ketua Badan Pengurus Koperasi Pasar Geliting
Penaseat Kopdit Obor Mas Maumere
Pengawas Yayasan Pengembanagan Masyarakat Flores (YYPMF)

Pos Kupang Minggu 2 November 2008

0 komentar:

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda