Puisi Vinsen Making

Indah
(Buat Seorang Gadis Bali)

Warna pelangi membias
Antara celah dedaunan cemara
Yang menyimpan sejuta rahasia
Antarkan jiwa
Nan rapuh ke alam nirwana

Indah nian dalam lingkaran purnama
Nun jauh di atas gemawan
Darahku menyeruak dalam nadi
Alirkan asa pada tepi jiwamu
Hangat, indah, menakjubkan


Cahayamu jingga
Impian tiap pujangga
Padamu sebuah nama
Titisan sang Dewata
Aku berjanji
Rengkuh jiwamu tuk slamanya
Inilah bukti; Aku cinta kamu


Malekat Cinta

Bersayapkan fajar nan cerah
Berbingkaikan ketulusan nan agung
Melangkah mengitari jagad
Berselempangkan sang waktu nan pasti

Malekat Cinta…
Memeluk dan merenggut tiap hati
Yang terbuai dalam pesona insani
Memboyong pergi dalam nestapa
Tiap serpihan jiwa yang luluh dan
Menggendong dalam rencah tawa ria
Tiap pijaran nurani
Yang tengah mekar ditempah fajar kasih

Malekat Cinta…
Lambang keagungan sebuah ketulusan
Yang lahir dari bening jiwa insan pencinta
Ia adalah tawa dari tiap kelahiran
Dan arti dari rahasia kematian

Malekat Cinta…
Mengalirlah, terbanglah, dan datanglah…
Kunjungi tiap hati insan manusia
Yang kini letih dalam ziarah hidup
Sebab dalam genggamanmu
Ada cinta nan Agung


Pelangi Kasih

Berjuntai indah di tepi langit
Bergelantung indah di kaki cakrawala
Melintas bebas belibis kembara
Merajut kasih menjalin cinta
Di pelataran kelimutu

Bersua raga di puncak harap
Melukis kisah dalam dekapan
Tak ada tangis tak ada tawa
Yang ada hanya sunyi

Tembang kenangan mengalun
Teriring genderang perang dalam batin
Meretas harap dalam buaian sang bayu
Terbesit dalam benak
Ada yang tertinggal di telaga itu
Bukan emas bukan permata
Namun hanya sebuah kenangan berwarna warni
Yang terbingkai dalam pelangi kasih
Dan terkubur di dasar danau triwarna

Pos Kupang Minggu 23 November 2008, halaman 6

0 komentar:

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda