Puisi Ebi Riang Borot

Jemari Yang Terlepas

Semua satu nafas bersatu
Memaknai sejarah
Yang menjadi darah
Laksana amanat suci
Dari raga-raga yang telah menjadi debu
Satu tetap satu

Membuang ribuan belenggu
Dalam heningnya malam
Teguh dalam penantian
Kisah damainya surga
Datang menyapa
Dan, takan hilang

Tapi hari ini
Semuanya berlari
Ada yang ke utara
Ada yang ke selatan
Apa penyebabnya
Apakah ini pertanda
Jemari yang terlepas



Pos Kupang 14 Desember 2008, halaman 6

0 komentar:

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda