Memadukan Rok A-Line


Foto reet-petite.co.uk

ROK A-line dengan model bervolume memang sedang tren saat ini . Rok seperti ini cocok untuk bentuk tubuh apa pun. Jika Anda berpinggang ramping, Anda bisa memasukkan atasan ke dalam rok untuk menonjolkan bentuk tubuh Anda. Bila pinggul sedikit lebar, keluarkan bagian bawah atasan Anda.

Di luar hal tersebut, bagaimana ya mempadupadankan rok ini supaya terlihat unik, dan pas dipakai ke kantor, atau ke acara formal lainnya? Aksesori seperti apa yang perlu ditambahkan?

1. Pilih rok dengan panjang yang pas selutut, tidak terlalu panjang atau pendek. Jika terlalu pendek, Anda akan tampak seperti cheerleader.

2. Jika Anda bertubuh kurus atau ramping, pilih rok dengan lipit yang rapat untuk menciptakan lekukan pada tubuh Anda. Kalau tak ingin pinggul Anda menjadi perhatian, pilih rok dengan lipit yang lebih jarang.

3. Pilih atasan yang pas di badan untuk mengimbangi rok yang sudah "mekar", sekaligus untuk menonjolkan lekukan pinggul. Jangan mengenakan atasan tanpa bentuk, atau gombrong.

4. Untuk acara kasual, pakailah t-shirt atau tank top dengan warna berani, dan selipkan ke dalam rok. Gunakan belt model jalin dan sepatu teplek. Anda akan terlihat nyaman namun tidak terlalu cuek.

5. Buat penampilan lebih nyeni dengan blus asimetris yang dipakai di luar, atau kardigan. Tambahkan belt lebar, atau scarf. Pilih sepatu high heels. Aksesori berwarna emas akan membuat Anda lebih "terlihat".

6. Gunakan blus lengan panjang (Oxford shirt) atau kardigan berleher bundar untuk memberi kesan business attire. Jangan lupa anting dan jam tangan. Sesuaikan warna belt dengan sepatu.

7. Untuk penampilan lebih formal, pakai blus bahan sutra dengan warna senada. Kombinasikan dengan belt dan sepatu tertutup. Perhiasan minimalis dan konservatif akan menyempurnakan dandanan Anda.

8. Jika ingin dugem, ganti blus Anda dengan atasan yang berkilau dan high heels bernuansa silver. Tambahkan anting dan gelang. Tinggalkan tas kerja, dan bawalah clutch Anda. (kompas.com)



Pos Kupang Minggu 22 Februari 2009, halaman 13

0 komentar:

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda