Puisi-Puisi Paskal Lelo

Anggota Arung Sastra Ledalero

Bulan-bulanan


Duduk berteman hembusan angin malam
Yang datang menampar semua pipi wanita malam
Mengukur jauh waktu lalu yang pergi
Masih berapa bulan yang kugenggam

Menanggal dari duduk lalu mencakar
Tanggal-tanggal bulan ia takar
Masih berapa tanggal usai bulan

Bulan larut di belakang gunung
Yang hanya membasahi ingatan dan pergi ke peraduan
Nyalang ia saat angin di bawah terang bulan mengelus pipi
Lalu merebah ia dalam bulan-bulanan yang tak sampai
Menepi di ujung tubuh semampai


Pos Kupang Minggu 8 Februari 2009, halaman 6

0 komentar:

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda