POS KUPANG/
APOLONIA
MATILDE DHIU

LOMBA JA'I--
Anak-anak dari SAKB
ketika tampil dalam
Lomba Ja'i di Lapangan
Udara TNI-AU El Tari
Penfui Kupang,
Jumat (6/3/2009)



SUASANA lapangan di Pangkalan Udara TNI Angkatan Udara El Tari Penfui, Jumat (6/3/2009), tidak seperti biasanya. Pangkalan militer yang biasanya sepi itu, hari itu terasa berbeda. Bukan karena ada jadwal latihan rutin pasukan TNI AU, tetapi ramai karena kehadiran ratusan anak dari berbagai taman kanak- kanak (TK) dan anak-anak kelompok Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari berbagai tempat di Kota Kupang.

Berkumpulnya anak-anak ini membuat suasana menjadi riuh dengan teriakan dan ocehan manja anak-anak. Ocehan anak- anak ini seolah menutup suara sang presenter yang memandu kegiatan tersebut. Sebagian anak mendengar dan melakukan apa yang diminta. Yang lain malah berdiri dan menonton.

Sebagiannya lagi malah berlarian dan berkejaran di lapangan yang luas dan terbuka tersebut.
Tak ayal, presenter maupun pendamping, para guru maupun orangtua, ekstra keras untuk menjaga dan mengarahkan anak- anak ini. Ada di antara mereka yang harus lari mengejar anak- anak yang semakin jauh meninggalkan arena acara untuk berkejaran dengan sesama temannya.

Mungkin anak-anak berpikir inilah kesempatan mereka untuk bermain dan berekspresi sepuas-puasnya. Karena di sekolah masing-masing mereka akan terikat dengan aturan dan kebiasaan-kebiasaan kedisiplinan sekolah.

Di tempat terbuka ini sekitar 300-san anak dari 15 Taman Kanak-Kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se- Kota Kupang mengikuti acara Sport Carnival yang diselenggarakan oleh Sekolah Abdi Kasih Bangsa (SAKB) Kupang. Anak-anak dengan seragam olahraga dari masing- masing sekolah berbaur dengan anak-anak dari sekolah yang berbeda-beda.

Suasana menjadi sedikit terkendali ketika presenter mulai membuka kegiatan dengan senam kesegaran jasmani (SKJ) bersama. Anak-anak dipandu instruktur dan guru masing-masing sekolah mulai membentuk kelompok dan berbaris untuk senam. Dua anak dari SAKB Kupang naik ke panggung bersama seorang guru olah raga memimpin SKJ tersebut. Lagu dan musik mengiringi mereka.

Lagi-lagi, anak-anak dengan keluguan dan kelucuan mereka membuat para instruktur dan para guru ekstra kerja keras dalam mengarahkan mereka melakukan gerakan-gerakan senam, mulai dari pemanasan, gerakan inti sampai pernafasan.

Tidak jarang di antara mereka saling bersenggolan karena belum menguasai gerakan senam. Ada pula anak yang berdiri dan hanya menonton saja. Usai melakukan senam bersama, acara dilanjutkan dengan lomba ja'i. Masing-masing sekolah mendelegasikan beberapa temanya yang mewakili mereka mengikuti lomba ja'i.

PAUD Effata Liliba dinobatkan sebagai peserta pertama. Delapan orang anak perempuan dan laki-laki maju ke atas pentas, membanjar membentuk dua barisan. Maju penuh percaya diri. Salah satu di antara mereka memberikan aba-aba. 'Satu, dua, tiga'. Secara serentak meraka meneriakkan yel-yel untuk memberikan semangat dan memotivasi mereka dalam melakukan tarian. Tepuk tangan dan terikan diberikan kepada mereka. Musik dan lagu khas Ngada 'Ine-Ine' mengiringi anak- anak ini berja'i ria.

Gerakan pertama dimulai. Selanjutnya mereka saling berhimpitan karena lupa gerakan. Namun mereka tetap menari walau tidak sampai selesai. Urutan kedua pun maju. Sekolah Abdi Kasih Bangsa (SAKB) yang didaulat. Dua belas anak maju ke depan. Mereka pun memberikan salam dan meneriakkan yel- yel sekolah mereka. Tarian dimulai, namun sama masih salah juga. Namun, mereka tetap percaya diri dan menari sampai lagu selesai.

Latih Mental
Beberapa anak yang ditemui Pos Kupang di sela-sela kegiatan, masing-masing Deiva Noch Kiesta, Nisa Ariella Madi, Bill Fanggidae, mengatakan, sangat senang mengikuti kegiatan ini. Ketiga anak ini mengatakan senang karena mereka bisa bermain dan bergembira bersama teman-teman sebayanya dari sekolah lain. Menurut ketiganya, mereka senang karena mendapatkan pengalaman baru dan teman baru.

"Kami senang sekali. Kami bisa bermain bersama, berlari bersama. Di sini banyak sekali teman, kami bisa saling kenal," kata Deiva dan Bill.

Sementara itu, prinsipal SAKB Kupang, Letje Inabuy, S.Pd, mengatakan, kegiatan ini berisikan serangkaian permainan yang menggembirakan dan menantang. Melalui permainan ini, katanya, diharapkan anak-anak dapat meningkatkan penggunaan gross motoric dan membangun sikap percaya diri, berani mencoba, antusias, respek dan bekerja sama.

Yang utama dari perlombaan ini, katanya, bukan juaranya, tetapi bagaimana anak bisa merasa berkumpul bersama dengan siswa lainnya dan saling berkenalan dan berbaur membentuk sebuah kebersamaan.

Dalam kegiatan ini, anak-anak dibiasakan tampil berani di atas pentas, percaya diri dan konsentrasi. Permainan-permainan yang menantang antara lain aral lintang untuk mengajarkan anak bekerja sama menyelesaikan sebuah permainan.

Ia berharap kegiatan ini bisa berlangsung terus setiap tahun dan secara bergantian oleh TK yang lain. (nia)


Pos Kupang Minggu 8 Maret 2009, halaman 12

0 komentar:

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda