Tamara Bleszynski Diajari Menari Timor


POS KUPANG/ALFRED DAMA
Tamara bersama penari cilik di Kampung Oepunu, Desa Oelnasi- Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Sabtu (14/3/2009).

WAJAH Tamara Bleszynski agak terheran-heran ketika didaulat untuk menari bersama lima gadis cilik di Kampung Oepunu, Desa Oelnasi, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang. Namun wajah cantik itu langsung cerah ceria ketika ia lima anak itu mulai menari dan mengajaknya menari bersama. Karena Duta Tinju tersebut belum bisa menari tarian Timor, ia langsung dibimbing oleh lima anak tersebut.

Penampilan bintang Lux itu pun menjadi perhatian warga yang hadir serta tamu undangan lainnya. Wartawan foto dan kameramen televisi pun berebutan mengambil gambar aksi Tamara.
Dengan sebuah lagu berbahasa Dawan melalui sound system, lima remaja putri tersebut terus mengajak dan mengajari Tamara untuk ikut bergoyang. Pada awalnya bintang sinetron, Wah Cantiknya, Ikhlas, Putri Cantik, Iman, Hikmah 1,II dan Hikmah III ini terlihat agak kikuk, namun hanya dalam beberapa saat, wanita yang terus mengumbar senyum itu mulai mahir menari. Bahkan, ia mengajak beberapa tamu undangan untuk ikut menari bersama. Tamara yang bernama lengkap Tamara Natalia Christina Mayawati Bleszynski hadir di Oelnasi bersama Miss Indonesia Earth 2008, Hedhy Kurnianti, Miss Indonesia Earth-Fire 2007- Ignatia Sabrina dan Miss Indonesia Earth-Water 2008 Paramitha Mentari Kesuma untuk melakukan kampanye lingkungan dan penanaman pohon Cendana. Kehadiran wanita-wanita cantik itu menjadi daya tarik yang luar biasa bagi warga setempat. Mereka berebutan mendekati Tamara serta tiga Miss Earth. Bahhkan Tamara sempat berbincang-bincang dengan warga di tempat itu. "Wah ini seru banget, aku senang bisa ada di sini," kata Tamara. Menurutnya, baru pertama kali ini ia datang di Kupang dan langsung mendapat suguhan yang menyenangkan. Hal ini tentu menjadi kenangan tersendiri bagi wanita kelahiran 25 Desember 1974 ini. Menurutnya, kehadirannya di Oepunu ini akan menjadi kenangan terindah dalam hidupnya, sebab baru kali ini ia menari tarian tradisional bersama penari-penari cilik dan ini menjadi kebanggan buatnya. (alf)

Pos Minggu 15 Maret 2009, halaman 16

0 komentar:

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda