Mengapa Banyak Pria Suka Selingkuh?

Dokter Valens Yth,
Salam damai dan sejahtera buat semua kru Pos Kupang. Semoga terberkati selalu. Nama saya Manis, gadis 25 tahun, tamatan diploma dan sudah bekerja pada salah satu kantor Leveransir yang cukup maju.

Dokter, saya tergerak menulis surat ini karena ada berita berita di televisi yang membuat saya tidak tenang. Dikatakan bahwa sekitar 25 persen pria yang sudah menikah, khususnya yang tinggal di kota-kota besar pernah melakukan perselingkuhan. Nah ini yang membuat saya cemas.

Begini cerita saya, sejak masih kuliah dulu saya sudah pacaran (jarak jauh) dengan Jack. Saya di Denpasar dan Jack di Kupang. Saat ini Jack setelah selesai kuliah dia bekerja pada suatu perusahaan Travel Biro di kota ini. Sebetulnya dari sudut pandang banyak orang, kami ini termasuk pasangan yang cocok.

Tapi menurut saya Jack itu sulit dimengerti. Dia memiliki banyak teman pria maupun wanita. Namun dari orang-orang yang saya temui mereka mengatakan bahwa teman-teman ceweknya itu juga pacar-pacarnya.

Kebetulan saya dan Jack kuliah dulu di kota yang berbeda sehingga saya tidak banyak tahu tentang hubungan mereka sebelumnya. Saya pernah secara tak sengaja menemukan satu surat dalam tas. Surat itu dikirim dari seorang cewek yang isinya mesra sekali.

Ketika saya tanyakan ini pada Jack, surat itu datang dari seorang teman baiknya. Saat ini kami berencana menikah. Tapi kalau sifat Jack seperti itu (yang suka punya WIL: wanita idaman lain), maka saya dalam hati tidak mau terima. Saya ingin setelah kami menikah, tidak ada lagi teman-teman ceweknya boleh mengganggu.

Dan saya akan berusaha keras agar Jack jangan sampai berselingkuh. Saya pernah melihat ada kejadian di sekitar keluarga saya, gara-gara selingkuh hidup pasangan tersebut menjadi begitu sulit dan menyakitkan. Untuk itu pada kesempatan ini saya ingin tanyakan: Bagaimana caranya untuk mencegah selingkuh ini?

Saya ingin Jack itu milik saya satu-satunya dan saya ini milik dia satu-satunya juga. Saya memang orang yang cemburuan, jadi kalau sulit dicegah maka biar batal saja pernikahan ini. Saya tunggu jawaban dokter.
Salam, Manis, Oeba-Kupang

Saudari Manis yang baik
Damai sejahtera juga buat Anda. Benar adanya bahwa dalam kenyataan hidup di jaman modern ini banyak terjadi love affair (perselingkuhan). Berita paling aktual tentang perslingkuhan datang dari seorang psikolog, Universitas Indonesia (UI), Yudiana Ratnasari, M.Si, yang mengatakan bahwa sekitar 25 persen pria yang sudah menikah, khususnya yang tinggal di kota-kota besar pernah melakukan perselingkuhan dan 15 persen wanita melakukan perselingkuhan.

Saudari Manis, banyak orang menyangka bahwa dengan modernisasi serta merta akan membawa banyak kesejahteraan. Tapi jangan lupa di balik modernisasi yang serba gemerlap dan memukau terdapat juga banyak gejala yang dinamai the agony of modernization (azab sengsara karena modernisasi).

Di Amerika lebih heboh, serikat 75 persen para suami terlibat perselingkuhan, sementara perselingkuhan oleh para istri 40 persen akibatnya 60 persen keluarga mengalami broken home.

Dari lima perkawinan dalam lima tahun pertama, tiga berakhir dengan perceraian (Sumber: Family Crisis, APA, 2004).

Jadi dibandingkan dengan Indonesia, masih di kelas ringan. Selanjutnya saya menyampaikan salut buat Anda, karena sebelum menikah Anda sudah mulai mencoba berusah mencegah terjadinya perselingkuhan.


Perilaku Jack yang sebelum nikah terbiasa berada diantara banyak teman cewek, harus direm agar tidak terlalu laju dalam permainan cinta dengan banyak cewek. Untuk itu sebelum lebih jauh saya menjawab pertanyaan Anda tentang bagaimana mencegah Jack berselingkuh, saya ingin tunjukan beberapa alasan terjadinya perselingkuhan.

Menurut Prof.Dr. dr. H. Dadang Hawari, psikiatri, dalam bukunya Love Affair, ditulis beberapa alasan terjadinya perselingkuhan antara lain karena :
1). Kurangnya atensi (perhatian) istri pada suami ataupun sebaliknya.

2) Sikap istri yang terlalu dominan (menguasai) terhadap suami.

3) intervensi (turut campur tangan) pihak ketiga seperti: orangtua, mertua, ipar dan lain-lain.

4) Komunikasi suami istri yang "tidak nyambung". Istri yang "telmi" (telat mikir) atau "kuper" (kurang pergaulan).

5). Arogansi dalam wujud sombong, egois dan gengsi serta suka melecehkan pendapat orang lain termasuk
suami/istri.

6) Sikap kurang menghargai (apresiasi) antara suami istri.

7) Menurunnya gairah seksual (libido).

8) KDRT:Kekerasan dalam rumah tangga ( domestic violence). Dan masih banyak lagi.

Selanjutnya bagaimana upaya prevensi/ pencegahan agar Jack (pasangan Anda) tidak selingkuh. Dua orang peneliti Stinnet dan John de Frain dalam buku mereka berjudul The Natinoal Study on Family Streng membuat enam rumusan keluarga yang bahagia dan sehat (happy and healthy family) yang dapat mencegah resiko perselingkuhan.

1) Kehidupan beragama yang baik akan memberi rasa aman dan kasih sayang kuat antar suami istri (security feeling and love to be loved).

2) Mempunyai waktu bersama. Walaupun anda berdua masing-masing sangat sibuk harus dapat meluangkan waktu untuk kumpul bersama.

3). Mempunyai komunikasi yang baik. Selain untuk menghilangkan kesalah-pahaman, juga untuk secepatnya dapat menyelesaikan berbagai permasalahan.

4) Saling harga-menghargai, merasa membutuhkan satu sama lain, mempunyai arti penting secara psikologis.

5). Perkawinan merupakan suatu ikatan dalam hukum dan janji untuk saling memilki dalam suka maupun duka.

6). Kemampuan menyelesaikan masalah (secara positif dan konstruktif).

Menjadi suami/istri yang baik tidak mudah. Dibutuhkan proses adaptasi interaksi psikologis untuk memperoleh satu titik temu yang cocok, sehingga dapat membangun suatu rumah tangga yang harmonis dan bahagia serta jauh dari wujud perselingkuhan.

Saran saya, cari waktu yang pas dalam suasana yang romantis, bicarakan secara terbuka hal-hal mungkin akan menggangu hubungan kalian di masa mendatang setelah nikah, termasuk soal perselinglkuhan ini.

Akan lebih baik lagi bila jawaban saya ini dapat dibahas bersama-sama. Saya yakin cinta Anda akan semakin kuat. Semoga.
Salam, dr.Valens Sili Tupen, MKM

Pos Kupang Minggu 24 Mei 2009, halaman 13

1 komentar:

Hello,


Soal istri serong, ini ada artikel bagus: "Ketika Perempuan Selingkuh" alamatnya: http://cantik40s.blogspot.com/2009/06/ketika-perempuan-selingkuh.html.

Di blog Cantik Selamanya.

Bagus artikelnya!

21 Juni 2009 12.24  

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda