Hair Extention, Gaya Rambut Wanita Kupang

FOTO POS KUPANG/ALFRED DAMA
PROSES HAIR EXTENTION-Seorang gadis saat rambutnya dipasang rambut tambahan di sebua salon di Jalan Kenari Kupang belum lama ini.

BERBAGAI upaya dilakukan para wanita agar terlihat cantik dan menarik. Dan, rambut merupakan salah satu bagian tubuh yang selalu menjadi perhatian dalam setiap penampilan. Berbagai model penataan rambut telah dikenal oleh wanita. Dan, seiring dengan perkembangan zaman, penataan dan penampilan rambut pun terus berubah.

Saat ini, muncul gaya baru dalam penampilan rambu, yaitu hair extention atau penyambungan rambut. Memiliki rambut tipis dan mendambakan rambut yang lebih bervolume dengan cara cepat? Rambut tambahan (hair extention) adalah jawabannya. Hair extention bisa memberi wanita berpenampilan cantik dan rambut bervolume tanpa perlu pengaplikasian banyak produk di kepala.

Penggunaan hair extention berbeda dengan rambut palsu. Bedanya, hair extention adalah menyambung rambut pada rambut yang sudah ada dan bersifat permanen sementara rambut palsu hanya dipakai sementara seperti memakai topi pet dan tidak bisa dibuka sewaktu-waktu.

Model rambut ini menjadi pilihan banyak orang untuk memanjangkan rambut pendek secara instan. Cara temporer ini bisa dilakukan oleh setiap orang tidak para wanita saja, sebab siapapun bisa melakukan ini. Dan, hasilnya akan terlihat rambut nampak panjang yang bedah dengan struktur rambut asli. Pemasang rambut tambahan ini juga bisa memanipulasi bentuk rambut sehingga nampak alamia.

Di Kota Kupang, hair extention sudah dikenal sejak awal tahun 2009. Pada awalnya, model rambut ini dipakai oleh kalangan terbatas yaitu para gadis remaja. Model yang menarik ini pun menjadi perhatian banyak orang sehingga kini bukan saja para remaja atau siswa tetapi sudah menjalar hingga karyawati bahkan ibu rumah tangga.

Praktisi penataan rambut yang juga pengusaha Salon, Sofie saat ditemui di tempat usahanya di Jalan Kenari-Naikoten Kupang menjelaskan, minat para wanita di Kupang untuk memasang rambut ini cukup tinggi. Bahkan, para peminat memasang rambut tambahan ini tidak kalah dengan wanita yang hanya ingin menata atau memotong rambut.
"Orang Kupang, terutama para wanita sedang suka dengan model rambut ini, karena mereka bisa mengubah penampilan dan gaya mereka lebih cepat dari biasanya. Kalau mau rambut panjang dan gaya, bisa dengan cara hair extention ini," jelas Sofie.


Ada dua cara bisa dilakukan untuk pemasangan rambut ini yakni dengan cara menggunakan perekat atau lem khusus dan cara lainnya adalah menggunakan ring pengikat.

Dua cara ini masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Keuntungan menggunakan ring adalah kemungkinan rambut rusak sangat kecil namun biaya yang dibutuhkan lebih mahal dan sebaliknya menggunakan pereket biaya yang dibutuhkan sedikit tetapi kemungkinan rambut rusak menjadi lebih besar.

"Kalau pakai ring, rambut hanya dijepit saja, tapi biayanya mahal sebab harus membeli ring rambut yang harganya juga mahal. Kalau pakai lem, biayanya tidak terlalu mahal, tapi rambut rusak seperti rontok atau rambut menjadi peca-peca," jelasnya.

Rambut yang digunakan untuk pemasangan bisa dibeli di toko-toko kosmetik dan ada juga yang sudah disiapkan di salon-salon yang ada. Pada umumnya, rambut tersebut bisa dipilih sesuai selera baik jenis, warna maupun ukuran panjang. Rambut yang tersedia di toko pada umumnya rambut sintetik.

Menurut Sofie, sebagai pengusaha salon, ia sudah menyiapkan potongan rambut dan siap dipasang. Namun, ada juga costumer yang datang dengan membawa rambut dari yang dibeli di toko."Biasanya saya menggunakan rambut asli, rambut ini bisanya saya kumpul dari pelannggan yang berambut air dan panjang yang memotong rambutnya," katanya.

Namun, rambu-rambut tidak bisa langsung digunakan karena harus ada beberapa tahap lagi seperti merangkai helai-helai rambut membentuk satu kumpulan. Rambut tersebut kemudian diberi warna atau ditata rapi, di-blow atau catok. Sedangkan untuk rambut sintetik tidak bisa di-blow, catok atau di beri warna.

Mengenai perawatan, tidak terlalu sulit karena sama dengan perawatan rambut seperti biasanya. "Kalau perawatan biasa saja, hanya setelah keramas harus disisir dengan rapi agar tidak saling melilit. Jangan sering keramas pakai air hangat karena bisa pengaru pada lem rambut,"jelasnya. (alf)


Pos Kupang Minggu 7 Juni 2009, halaman 13

0 komentar:

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda