POS KUPANG/ALFRED DAMA
Jacqlyne Wieligmans

MEMILIKI tubuh tinggi semampai dan berwajah rupawan tidaklah berlebihan bila gadis yang satu ini memiliki keinginan menjadi seorang model. Kesukaan pada dunia modeling telah dijalani pemilik tinggi badan sekitar 170 cm ini sejak usianya masih kanak-kanak.

Gadis ini adalah Jacqlyne Wieligmans, siswi kelas 10 (kelas I) Sekolah Menengah Atas Katolik (SMAK) Giovanni Kupang. Bakat dalam dunia fashion show ini pula yang membuatnya terpilih mewakili teman-teman di sekolahnya dalam ajang Lomba Fashion Show yang digelar Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (PPO) Propinsi Nusa Tenggara Timur, Sabtu (2/5/2005) lalu.

Dalam lomba untuk memeriahkan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2009 di Aula Komodo-Dinas PPO tersebut, putri tunggal buah hati pasangan Willy Wieligmans dan Esther Wieligmans ini tidak mengecewakan teman-teman dan sekolahnya. Ia berhasil meraih juara pertama dan berhak mewakili Propinsi NTT dalam ajang lomba modeling dan fashion show tingkat nasional di Yogyakarta bulan Juli nanti.

Di Yogyakarta nanti, Jacqlyne akan tampil mengenakan busana tradisional NTT dengan menonjolkan tenun ikat khas NTT. "Saya akan memakai kain tenun ikat, ini juga sekaligus memamerkan busana tradisional NTT di Yogyakarta nanti," jelas gadis murah senyum ini.

Gadis kelahiran Kupang 15 Januari 1993 ini mengatakan suatu kebanggaan dirinya bisa mewakili sekolah bahkan kini ia harus mewakili Propinsi NTT. Menurutnya, tugas ini cukup berat, namun ia yakin bisa memberikan yang terbaik untuk sekolah dan NTT.

"Kita sudah tergabung dengan Giovanni Modeling Club, yaitu club modeling di sekolah ini. Jadi mental kita sudah ditempa," jelas pemilik rambut hitam lurus sebahu ini.

Jacqlyne yang mengaku suka drum band ini mengatakan, selain aktif dalam club modeling di sekolahnya, ia juga ingin bergabung dengan grup drum band SMAK Giovanni. "Sejak SMP, saya sudah bergabung dengan drum band, tapi di SMA ini harus kelas dua. Saya mau di posisi mayoret," jelasnya.

Guru Pembina, Drs. Anton Timo menjelaskan, Jacqlyne merupakan salah satu siswa berbakat di SMAK Giovanni. Ia bergabung dengan modeling club di sekolah tersebut bersama sejumlah teman-temannya. Modeling club ini dibentuk untuk melatih mental siswa SMAK Giovanni agar bisa tampil di ajang mana pun. Selain itu, club ini juga menampung para siwa berbakat dalam dunia modeling di sekolah itu. (alf)

Pos Kupang Minggu 24 Mei 2009, halaman 16

0 komentar:

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda