Mila Rosa Peduli Anak Putus Sekolah

Foto Pos Kupang/Alfred Dama
Mila Rosa

PENAMPILAN Mila Rosa tidak mengecewakan ribuan penonton dalam Panggung Hiburan dan Kreativitas Peduli Pendidikan Luar Sekolah (PLS) dan Pendidikan Layanan Khusus (PLK) di Pelataran Paroki St.Maria Assumpta-Kupang, Rabu (20/5/2009) malam.

Lima lagu yang dibawakan dalam acara yang digelar Komunitas Purnama Kasih itu mampu mengobati kerinduan warga Kota Kupang untuk menikmati suara merdunya.

Namun bukan itu saja, penyanyi yang sudah memiliki 11 album ini juga meminta sesuatu hal dari warga Kota Kupang, khususnya warga Paroki St.Maria Assumpta-Kupang. Ia hanya meminta warga peduli dengan anak-anak putus sekolah.

Caranya, dengan membawa atau mengajak anak-anak kembali ke sekolah yang melayani pendidikan anak-anak putus sekolah. Keseriusan warga ini ditantang oleh Mila. Menurut rencana, pada tahun 2010, ia akan datang kembali ke Kupang untuk melihat langsung bentuk perhatian warga Kota Kupang tersebut.
Ditemui di Kantor Komunitas Purnama Kasih, Mila yang didampingi Pimpinan Umum Komunitas Purnama Kasih, Aryanto Ludoni menyatakan rasa senangnya bisa datang ke Kupang. Apalagi kedatangannya kali ini bukan sekadar menghibur, tetapi juga mengajak anak-anak putus sekolah mau kembali ke sekolah.

"Di sini panas ya, tapi aku senang karena datang untuk menghibur dan mengajak anak putus sekolah agar mau sekolah lagi. Kita harus peduli dengan anak-anak ini," jelas Mila.
Wanita cantik ini telah mengeluarkan 11 album yang sebagian besar album lagu dangdut. Beberapa lagu yang pernah hits adalah Pacar Ku Moy dan Cubit-cubit Sayang.

Meski sebagian besar album Mila Rosa berirama dangdut, bukan berarti ibu dua anak ini hanya menyukai dangdut. Ia juga menyukai dan biasa membawakan lagu-lagu pop. "Aku juga suka kok lagu yang lain, bahkan aku pernah buat album pop rock tahun 1995 lalu," jelasnya.

Terjun ke dunia musik dangdut juga kebetulan saja. Saat duduk di bangku sekolah, ia ditawari ikut rekaman pada tahun 1990-an. Pada saat itu, lagu-lagu pop dangdut sedang trend. "Jadi aku langsung masuk ke jalur dangdut, jadi kebetulan saja," jelasnya.

Bagi istri dari Harun Al Rasyid ini menyanyi bukan untuk komersialisasi saja. Ia juga mau membagikan waktu untuk mengajar vokal pada anak-anak putus sekolah. Kebetulan Persatuan Artis Penyanyi dan Pencipta Lagu Republik Indonesia (PAPPRI) bekerja sama dengan Departemen Pendidikan Nasional dalam memberikan pelajaran pada anak-anak putus sekolah.

Tidak sia-sia Mila memberi pelajaran vokal, beberapa muridnya bahkan pernah masuk dalam babak final lomba yang bergengsi, antara lain Dara yang berhasil masuk Indonesian Idol (RCTI), Vita yang bisa tampil di KDI (Kontes Dandut Indosiar), dan Rati yang penah tampil di Mama Mia (Indosiar) dan beberapa kontes nyanyi lainnya.

"Pengalaman mengajar paling menyenangkan kalau murid-murid kita bisa sukses," jelasnya. (alf)

Pos Kupang Minggu 24 Mei 2009, halaman 16

0 komentar:

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda