Puisi-Puisi Santisima Gama

Anak Perawan Terjepit

Oh, mama...., Oh, papa....
Berapakah harga perawanku?
Tidak dijual sayang, jawab sang mama
Mengapa harus ditukar dengan emas dan gading?
Sang ayah kebingungan mendengar Tanya itu

Anak perawan mengeluh
Mengapa aku belum direstui duduk di pelaminan?
Kekasih hatiku tak punya emas ataupun gading
Yang dia punya hanyalah bejana hati
Tempat untukku bercurah segala rasa
Yang dia miliki hanyalah title sarjana
Demi hidupku dan masa depanku

Oh mama......Oh papa .....
Izinkan kami membina mahligai cinta
Jangan biarkan kecantikanku berkerut
Karena cemberut menunggu pinangan

Jangan biarkan perawanku terjepit
Dimakan usia karena mahalnya adat
(Untuk sahabat manisku yang lagi bersedih)

Pos Minggu 12 Juli 2009, halaman 6

0 komentar:

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda