Nyaris Diperkosa Beberapa Pria

Dokter Valens Yth,
Salam dalam damai. Saya gadis desa yang sedang sekolah di Kupang. Sebut saja nama saya Lina, Kelas III salah satu SMU di Kupang. Walaupun ada juga keluarga kami yang berdomisili di Kupang namun orangtua saya lebih senang kalau saya tinggal di kos.

Kata orangtua, agar jangan merepotkan orang lain. Rumah kos kami agak jauh dari sekolah sehingga kadang saya harus dua kali ganti bemo ke sekolah.

Hingga hari ini segala sesuatu menyangkut sekolah semua berjalan biasa saja. Cuma saja kasus-kasus pemerkosaan akhir-akhir ini banyak terjadi.

Salah satu teman saya hampir saja diperkosa. Dia hampir diperkosa ketika pulang sekolah sendiri (saat itu ada kegiatan ekstra di sekolah sampai sore menjelang malam). Dia sempat digerayangi beberapa pria di dalam bemo. Untungnya ketika ada kesempatan bemo berhenti sebentar, dia langsung lompat turun dan lari.

Pengalaman teman itu menjadi buah bibir di sekolah kami, khususnya di antara kami perempuan. Kemudian, koran sering memberitakan tentang pemerkosaan di Kupang. Dibanding dengan kota lain di NTT, Kupang termasuk yang paling sering.

Mengapa demikian dokter? Mengapa sering terjadi pemerkosaan. Apakah ada tanda-tanda khusus orang yang suka memperkosa orang lain? Apa yang harus dilakukan agar terhindar dari pemerkosaan.

Tapi dokter pernah juga ada kasus gadis diperkosa oleh ayah tirinya, atau ada kakek yang memperkosa anak balita dan masih ada yang lain. Jadi bagaimana itu bisa terjadi, dokter.

Mohon dokter membalas surat saya ini, karena pasti bukan cuma saya yang khawatir dan takut, teman-teman saya juga banyak yang takut bila sampai itu terjadi pada kami-kami ini. Demikian surat saya. Saya dan teman-teman menunggu jawaban dokter. Terima kasih.
Salam, Lina - Kupang

Saudari Lina yang Baik,
Salam jumpa buat Anda semua. Anda perlu bersyukur dari hari ke hari, lantaran semua yang terjadi pada Anda selama ini masih berada pada batas suasana yang aman dan damai.

Berbicara soal pemerkosaan, kadang membuat orang merasa ngeri dan takut, bahkan dalam hati kita berdoa semoga agar hal itu jangan sampai menimpa orang yang kita cintai, kita jaga dan kita sayangi.

Pemerkosaan adalah kejahatan seksual yang masuk dalam kategori kejahatan terhadap kesusilaan.

Mengapa akhir-akhir ini sering terjadi pemerkosaan? Banyak ahli hukum mengatakan kejahatan seksual semacam itu merupakan efek samping (side effect) dari perubahan masyarakat agraris-pertukangan (agrarisch-ambachtelijk) ke masyarakat industri/modern seperti yang kita alami sekarang. Ada juga masyarakat lain mengatakan bahwa mass media turut serta menjadi pencetus pemerkosaan.

Di antaranya, televisi, film, majalah atau buku-buku yang berunsur porno. Walaupun kita juga bisa membantah dan harus mengakui bahwa banyak pria yang membaca dan melihat pornografi, tetapi tidak menjadikan dirinya pemerkosa.

Yang nyata adalah bahwa faktor luar dapat menambah frekuensi dan intensitas rangsangan. Efek netto suatu rangsangan akan berpengaruh pada tiap individu berdasarkan kesehatan jiwanya serta pengenalan dan pengendalian diri seseorang terhadap gejolak gairah seksualitasnya.

Pengendalian diri seperti itu seharusnya diperoleh melalui pendidikan seks lewat orangtua (di rumah), guru (di sekolah), buku dan ceramah-ceramah.

Apa yang terjadi sekarang di masyarakat kita adalah makin banyaknya unsur rangsangan luar, tetapi tidak disertai dengan perimbangan pendidikan dan penerangan seks serta moralitas yang lebih memadai di lingkungan sekitar anak remaja berada (rumah dan sekolah). Dari kasus pemerkosaan yang terjadi menunjukkan bahwa korbannya tidak pada satu satu tipe yang khusus.

Artinya semua wanita bisa saja menjadi korban. Misalnya, bila dikelompokkan pada status nikah dan umur korban, maka pemerkosaan bisa terjadi pada wanita dewasa dan gadis di bawah umur.

Bahkan untuk wanita dewasa ini di antaranya ada yang single, yang berkeluarga dan janda. Ada juga yang mencoba mengelompokkan berdasarkan hubungan korban dengan si pemerkosanya.

Gambaran yang diperoleh bahwa pemerkosa bisa oleh orang yang tidak dikenal, oleh kenalan luar keluarga dan pemerkosa dalam keluarga misalnya antara bapak dengan anak gadisnya, abang dengan adiknya, kakek dengan cucunya, atau gadis dengan saudara iparnya, hubungan seperti ini disebut sebagai incest (pemerkosaan keluarga). Ada bos yang menggagahi sekretarisnya, guru dengan muridnya, tuan rumah dengan pembantunya, ini bisa disebut "pemerkosa kenalan".

Bila di dikelompokan dari motivasi pemerkosa, maka terdapat pemerkosaan yang murni karena kebelet seks, bisa juga oleh dorongan seks yang disertai dengan unsur gangguan jiwa seperti kekerasan, kemarahan atau balas dendam. Bisa juga karena pengaruh mabuk alkohol atau obat-obat perangsang. Atau bisa terjadi karena gabungan dari motivasi-motivasi di atas.

Selanjutnya soal bagaimana menghindarkan diri agar jangan sampai terjadi pemerkosaan terhadap diri Anda, barngakali bebrapa hal ini perlu diingat. Pertama, Bila dalam keadaan terdesak dan ada peluang untuk lari, maka larilah sambil menjerit, bikin keributan yang sehebat-hebatnya. Cara ini bisa menakutkan si pemerkosa bila ia belum berhasil menangkap Anda.

Tetapi bila Anda sudah tertangkap Anda harus berhati-hati untuk melawan, karena akan memaksanya berlaku brutal dan sadis, dan bisa mencelakakan Anda. Ketika ada peluang melawan, maka lakukanlah dengan sekali sabet dan seketika sepersekian detik terlepas dari kontrolnya Anda harus segera lari.

Sabetan itu bisa berupa pencet pelir, tendang ke pelir atau meninju bawah hidung atau mencolok jari ke matanya. Kedua, bila tidak ada jalan lain maka cobalah Anda menangis dan minta dikasihani.

Dalam banyak kasus di masyarakat yang maju, penggunaan kata-kata rohani secara tiba-tiba, seperti "kiranya Tuhan mengampuni Anda" dapat membatalkan niat jahatnya. Paling tidak tangis yang beriba-iba bisa merupakan pemadam napsu seks bagi pemerkosa yang sadis, yang kadang tambah terangsang kalau ada perlawanan dan kekerasan. Ketiga, bila semuanya tidak mempan, maka tujuan akhir dari Anda adalah menjaga agar Anda tak terluka sedikit mungkin.

Ingatlah, semua ciri-ciri si pemerkosa agar kelak bisa dilacak oleh polisi. Nah, Sudari Lina, sudah ada banyak hal menyangkut kejahatan seksual ini kita bincangkan, mudah-mudahan Anda bersama teman-teman lebih waspada dalam bergaul, bertingkah laku sehingga terhindar dari segala kemungkinan yang tidak kita inginkan bersama.
Semoga ada manfaatnya.
Salam, dr. Valens Sili Tupen, MKM

Pos Kupang Minggu 6 September 2009, halaman 13

0 komentar:

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda