Puisi Amanche franck

Pantun untuk Flores

Salam jumpa walau selembar
Kusapa Anda di Nusa Bunga
Telah kutemukan sepotong surga
Timur ke barat telah ku susur

Kapan kita bale Nagi
Bersama kita naik bero
Tradisi Larantuka dalam prosesi
Anugrah melimpah Tuan Deo

Di puncak Nilo, Bunda mendekap
Kuuntai doa dengan lirih
Bunda merangkul sambil menatap
Seluruh hastratku jadi luruh

Ombak mendesir di Pantai Maulo'o
Nyiur melambai di tepian Paga
Aku nyaris ternina bobo
Dihembus sepoi bukit Mageria

Ribuan nyiur bagai menari
Tarian semesta musik alami
Nita kaya jutaan kelapa
Sepanjang jalan wangi semesta

Sepanjang jalan ke Magepanda
Teluk dan tanjung di pantai utara
Mentari jatuh di ufuk barat
Ingin kukecup alam sampai larut

Kami merayap bukit Moni
Kabut tipis menutup hari
Puncak Kelimutu ingin kugapai
Sbab pesonanya jagat memuji

Telah kususur pesisir Ende
Ada rindu yang ingin berlabuh
Mata memandang di nun jauh
Nona Jamila berjalan sore

Dingin menggigil Kota Bajawa
Sampai mengabur itu Lebijaga
Semenjak fajar aku terjaga
Sebab hangatnya Mengeruda

Di ujung barat padi kemuning
Hamparan kaya penuh pesona
Ku titip doa untuk Enu Kraeng
Kiranya panenmu berlipat ganda

Lintasan Flores meliuk-liuk
Menanjak menurun mengundang teriak
Bila waktu mengizinkan kelak
Ingin hatiku mengajak kakak

Ketika kususur Flores Nusa bunga
Awal Juli 2009


Pos Kupang Minggu 13 September 2009, halaman 6

0 komentar:

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda