Puisi Santisima Gama

Perempuanku Kemerdekaanku

Buka matamu, tataplah pertiwi
Dia tak lagi menangis
Namun masih berduka
Meratapi anak-anak negeri

Siapakah kaum itu....????
Yang terus ditindas dan didepak
Bak adonan kue dibanting-banting
Ingin berteriak menyebut merdeka
Meski suara lantang tak digubris
Karena haknya sering dieksekusi

Merdeka, merdeka, merdeka!!!
Lagi-lagi bunyi sirene meraung
Bangunkan kita dari mimpi buruk
Dan itu tak sekadar mimpi
Perempuan-perempuan merenda cita
Dengan benang kusut terputus


Ahh... Indonesiaku, jiwaku haru
Mengenang perjuangan merah putih
Yang tersulam dari jemari perempuan
Fatmawati ibunda negeri ini
Yang berjuang di antara sulaman
Merah-putih, agar terbebas dari
Lingkaran empedu penjajah...
Persembahan malam 17 Agustus 2009
Rumah Jabatan Bupati Sikka

Pos Kupang Minggu 23 Agustus 2009, halaman 6

0 komentar:

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda