Fakta tentang Diabetes

*Dalam Rangka Memperingati Hari Diabetes Dunia
14 november 2009

PADA tahun 2007 lebih 246 juta penduduk dunia menderita diabetes. WHO memperingatkan akan terjadinya EPIDEMIK DIABETES pada tahun 2025 dengan jumlah penderita diabetes mencapai 380 juta. EPIDEMIK DIABETES ini terjadi karena masalah diet, obesitas, perubahan gaya hidup. Pada abad 21 di negara berkembang (termasuk Indonesia) akan mengalami EPIDEMIK DIABETES.


Saat ini, Negara kita agaknya kesulitan untuk mengatasi masalah yang disebabkan Diabetes melitus secara efektif karena kurangnya fasilitas,dana dan kemampuan serta mudah dialihkan prioritasnya oleh ancaman yang terjadi sewaktu-waktu seperti avian flu, polio, malaria, demam berdarah dan bencana alam.

Pada tahun 2025di Asia diperkirakan akan memiliki populasi penderita Diabetes terbesar di dunia yaitu sebanyak 82 juta orang. Jumlah tersebut akan terus meningkat dan mendekati proporsi EPIDEMI. Orang dewasa di Asia tampaknya akan menderita Diabetes pada umur 10 tahun lebih muda dibandingkan orang Kaukasia.

Kebanyakan orang beranggapan bahwa Diabetes merupakan penyakit negara barat sehingga bahayanya tidak disadari oleh negara berkembang. Padahal sebagian besar negara di Asia sedang terjadi peningkatan jumlah penderita Diabetes dengan sangat cepat.

WHO menyatakan bahwa Indonesia merupakan negara dengan jumlah penderita Diabetes terbanyak ke 5 didunia, dengan perkiraan jumlah penderita sebesar 8,3 juta orang. Menurut beberapa penelitian di Indonesia prevalensi Diabetes berkisar antara 1,5 persen - 2,3 persen.

Berdasarkan pola pertambahan penduduk seperti saat ini, bila tahun 2005,jumlah penduduk Indonesia 171 juta dengan berasumsi pada prevalensi tersebutdiatas maka terdapat kira-kira 24 juta penderita Diabetes di Indonesia.

Untuk mengantisipasi jumlah penderita Diabetes yang demikian besar diperlukan pengetahuan yang cukup mengenai Diabetes dan upaya pencegahannya bagi masyarakat, tenaga kesehatan dan pemerintah. Sangat diharapkan juga partisipasi media masa untuk mensosialisasikan penyakit ini.

Tipe Diabetes
Diabetes adalah penyakit yang disebabkan karena kekurangan hormone insulin didalam tubuh. Secara umum terdapat 2 jenis Diabetes yaitu tipe 1 dan tipe 2.

Diabetes tipe 1 disebut juga dengan Insulin-dependent diabetes mellitus (IDDM) disebabkan karena tubuh tidak memproduksi atau memproduksi insulin dalam jumlah sangat sedikit. Hal ini disebabkan kerusakan sel-sel yang memproduksi insulin akibat reaksi imunitas. Pada umumnya terjadi pada usia muda dan penderita diabetes tipe 1 ini memerlukan injeksi insulin

Diabetes tipe 2 disebut juga dengan Non Insulin-dependent diabetes mellitus (NIDDM), keadaan yang diakibatkan karena gangguan produksi dan atau kerja hormon insulin didalam tubuh .

Lebih dari 90 persen kasus adalah diabetes tipe 2. Diabetes tipe 2 ini biasanya terjadi pada usia diatas 40 tahun, meskipun terdapat beberapa kasus yang muncul lebih awal diakibatkan karena obesitas, perubahan gaya hidup,kebiasaan diet makan yang tidak terkontrol dan tidak olahraga

Gejala khas dari diabetes adalah rasa haus,buang air kecil terus menerus, berat badan menurun. Gejala lain mudah lelah,sering infeksi,gatal-gatal, gangguan penglihatan, namun terdapat juga pasien yang tidak memiliki gejala-gejala tersebut diatas.

Pengobatan penderita diabetes tipe 1 diberikan injeksi insulin dan pengaturan diet. Sedangkan pada penderita diabetes tipe 2 dianjurkan olahraga, mengatur diet dan pemberian obat.

Banyak penderita diabetes tidak mengerti bahwa dirinya menderita diabetes karena gejala yang berkembang perlahan,biasanya penderita seperti ini berobat karena komplikasi diabetes misalnya gangguan penglihatan

Diabetes adalah penyakit yang sering tidak diwaspadai padahal dapat mengakibatkan kecacatan dan kematian. Dengan semakin berkembangnya pengobatan, seseorang penderita diabetes dapat hidup dan beraktifitas normal. Meskipun bila tidak terdeteksi dan tidak dikontrol akan mengakibatkan bermacam-macam komplikasi yang ditimbulkan.

Kadar gula darah tinggi akan menyebabkan kerusakan pembuluh darah yang mengakibatkan kerusakan jantung,gagal ginjal,kebutaan,infeksi kaki, gangren dan amputasi kaki. Diabetes melitus juga merupakan faktor risiko terjadinya penyakit jantung.

Melihat kecendurangan penderita Diabetes yang terus meningkat,serta komplikasi yang ditimbulkan diperlukan upaya-upaya pencegahan.yang terdiri dari olahraga dan pengaturan diet dengan makanan yang sehat.

World Diabetes Foundation adalah salah satu yayasan yang perduli akan upaya pencegahan penyakit Diabetes di negara berkembang dan memprakarsai kegiatan Global Diabetes Walk yaitu melakukan kegiatan jalan sehat bersama diseluruh dunia. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan perhatian masyarakat akan penyakit Diabetes baik upaya pencegahan maupun pengobatannya

Tema yang diambil pada tahun ini adalah
Global Diabetes Walk
Understand Diabetes and Take Control

Di kota Kupang,Klinik Diabetes Kartini bekerjasama dengan PT.AsKes memprakarsai kegiatan jalan sehat tersebut pada tanggal 20 November 2009 dengan tujuan mengingatkan masyarakat NTT untuk berolahraga sebagai salah satu upaya pencegahan memerangi Diabetes.

Selamat Berolahraga

Dr Andreas Nuho Fernandez Lewai,SpPD
Klinik Diabetes Kartini
Jl El Tari1 No 2 Kupang NTT

SMF Penyakit Dalam
RSUD Prof.dr.W.Z.Johannes Kupang,NTT

Pos Kupang Minggu 15 November 2009, halaman 11

1 komentar:

Walaupun penderita diabetes melitus di Indonesia sudah cukup banyak, sebagian besar masyarakat belum memberikan perhatian serius pada penyakit ini.
Diabetes dan gaya hidup
memiliki hubungan yang sangat erat. Oleh karena itu pola hidup sehat hendaknya diajarkan kepada masyarakat sejak usia dini.

27 Desember 2009 06.29  

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda