Pacari Duda, Banyak Sindiran

Dokter Valens Yth,

Salam Damai dan sejahtera di awal tahun 2010 ini. Saya memberanikan diri menulis surat ini karena saya merasa didesak untuk mengambil suatu keputusan. O ya, saya perekanalkan diri saya dulu.

Saya Prima. Dalam keluarga saya dipanggil Nona Ima, 23 tahun, pendidikan SMU berasal dari Flores Timur.

Saya pernah beberapa kali pacaran, tapi sering putus. Beberapa alasan renggangnya hubungan saya dengan pacar-pacar terdahulu karena selalu dikhianati. Ternyata mereka juga mempunyai pacar lain selain saya. Saya inginkan sesuatu yang serius dan satu-satunya. Mungkin saya egois, tetapi saya paling tidak suka dinomorduakan dan cewek lain yang diutamakan.

Di saat saya sedang kosong, saat itulah hadir Grego membawa satu ragam cinta yang kelihatannya sangat mantap dan matang. Grego sudah berumur 32 tahun, jauh lebih tua dari saya. Namun karena orangnya periang dan menarik (ganteng) maka tidak terlalu nampak bahwa dia sudah jauh lebih tua dari saya.

Persoalan yang paling utama adalah bahwa Greg pernah menikah dan punya satu anak perempuan berumur dua setengah tahun. Greg menjadi duda setelah satu setengah tahun lalu istrinya meninggal akibat satu penyakit yang parah. Saya dan Greg tidak ada hubungan famili. Kami diperkenalkan oleh seorang tetangga kami yang kebetulan satu kantor dengan dia. Sejak pertemuan itu, kami sering bersama.

Greg orangnya baik dan romantis (para mantan pacar saya yang dahulu tidak romantis). Jadi kesimpulannya Greg adalah seorang duda satu anak. Grego ingin kami kawin secepatnya, tapi saya ragu apakah pilihan saya ini tepat. Orangtua saya tidak keberatan tapi ada teman-teman cewek yang sedikit sinis, "Ah gadis cantik-cantik mau sama duda".

Oleh karena itu saya inginkan jawaban dokter untuk beberapa pertanyaan saya ini :
1) Apakah saya akan menghadapi banyak kesulitan dalam menyesuaikan diri dengan Greg yang sudah duda?

2) Bagaimana dengan anaknya, apa yang patut saya buat?

3) Bagaimana menghadapi dan menjawab kata-kata sinis dari teman-teman cewek?

Dokter masih ada banyak pertanyaan lagi namun sulit menulisnya. Barangkali dokter bisa menggambarkan segala sesuatunya buat saya melangkah. Akhirnya atas jawaban dokter saya ucapkan terima kasih.
Salam, Prima S - Flotim.

Nona Ima yang Baik,
SALAM bahagia juga buat Anda. Nampaknya Anda perlu mengambil suatu keputusan besar di awal tahun 2010 ini. Keputusan yang Anda ambil akan mengubah model hidup Anda selanjutnya. Oleh karena itu wajarlah bila Anda mengalami kesulitan dan perlu berhati-hati.

Seorang penulis senior Amerika, Ursula K. Le Guin mengatakan begini: Memang penting mencapai tujuan akhir dari perjalanan kita tapi yang lebih penting adalah perjalan itu sendiri.

Laksana Anda sedang melakukan perjalanan ini bersama Greg. Dia membawa beban yang lebih berat sedang Anda sendiri dengan entengnya berjalan lantaran tak ada beban di pundak. Apakah Anda tidak ingin membantunya?

Apakah Anda tidak ingin meringankan sedikit beban yang sedang dibawanya?

Bila beban Greg adalah beban Anda juga, maka Anda akan merasa ingin berbagi memikul dengannya. Ataukah Anda tidak peduli dan mengatakan "itu urusannya sendiri". Ini semua akan menentukan kualitas cinta Anda pada Greg.


Ada empat tingkatan kualitas cinta.

Pertama, Ada orang yang hanya mencintai dirinya sendiri. Cinta diri. Segala ukuran kebaikan diukur dengan kepentingan dirinya, tidak memperhitungkan perasaan pihak lain. Cinta yang demikian ini adalah kualitas cinta yang paling rendah. Dalam istilah psikologi disebut narsisistik.

Kedua, ada orang mencintai orang lain sepanjang orang itu membawa keuntungan bagi dirinya. Jika keuntungan dari cinta itu sudah tidak ada maka cintanya pun putus.

Cinta yang demikian ini adalah kualitas cinta pedagang atau cinta transaksional. Ketiga, ada orang yang mencintai orang, meski ia tidak diuntungkan sedikit pun dari orang yang dicintainya itu.

Cinta yang demikian adalah kualitas cinta yang agung. Keempat, ada yang mencintai kebaikan murni terlepas dari siapa pun yang memiliki kebahagiaan itu. Cinta yang demikian ini adalah kualitas cinta yang tertinggi dan merekalah yang mencintai Allah Yang Maha Pengasih Dan Maha Penyayang.

Menjawab pertanyaan-pertanyaan Anda, saya ingin tegaskan bahwa dengan siapa pun Anda menikah akan selalu ada usaha untuk menyesuaikan diri. Sepasang manusia yang ingin hidup bersama untuk selamanya, harus berani mengahadapi setiap bentuk gangguan stabilitas perjalanan kehidupan keluarganya.

Itulah yang dinamakan proses adaptasi sepanjang hayat. Soal anaknya Greg, itu yang kita sebut "beban" yang sedang dipikulnya selama perjalanannya bersama Anda dalam hidup ke depan.

Bila Anda mencintai Greg dan ingin membantu meringankan beban yang ada di pundaknya, Anda pun harus berusaha mencintai anaknya. Milik Greg adalah milik Anda juga. Anak Greg juga anak Anda. Cinta sejati Anda akan menghapus image orang tentang tabiat buruk ibu tiri.

Jika Anda benar dengan tulus melakukan hal ini, maka kualitas cinta Anda masuk dalam kategori yang ketiga, cinta yang agung. Anda pun patut bersyukur karena orangtua Anda tidak melarang ataupun mendorong Anda untuk mencintai Greg. Ini berarti Anda benar-benar mencintai dalam nuansa penuh kebebasan.

Bila demikian mengapa memperdulikan sindiran teman-teman cewek lainnya? Sindiran dan cemburu bagaikan satu mata uang dengan dua sisi dan juga bisa berada sebagai sebab dan akibat. Bisa saja mereka sinis karena cemburu melihat keberuntungan Anda.

Siapa tahu mereka pun pernah berbisik dalam hati (pada Greg) "kutunggu dudamu". Oleh karena itu tak perlu Anda ragu untuk melangkah. Selamat berbahagia.
Salam, dr. Valens Sili Tupen, MKM


Pos Kupang Minggu 28 Februari 2010, halaman 13

0 komentar:

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda