Dokter Valens Yth,
Salam bahagia untuk semua yang di Pos Kupang. Saya menulis surat ini dengan maksud bisa memperoleh satu jawaban yang baik dan bisa saya jadikan pegangan untuk mengambil satu keputusan penting.

Nama saya Nuhan, umur 26 tahun , sudah tamat sekolah dan sudah bekerja di suatu instansi pemerintah. Ketika saya mengenal Nelly kurang lebih 3 tahun lalu, saya langsung jatuh cinta.

Gadis ini menurut saya cantik sekali. Dia anak dari satu keluarga wiraswastawan. Ketika saya mengenalnya dia mengaku belum punya pacar tetap. Ketika awal pacaran saya sudah begitu yakin ini dia rusuk dari rusukku, tulang dari tulangku”.

Dan saya tidak peduli dia pernah punya pacaran atau tidak. Saya juga tidak ingin tanya siapa saja pacar- pacarnya. Saya hanya berpikir bahwa saya akan gunakan segala cara untuk dapatkan Nelly.

Dan..... saya benar benar merasa sangat bangga karena sudah masuk dua tahun ini Nelly akhirnya bisa berada dalam dekapan kasih sayangku.

Nelly sangat mengerti kalau saya sangat menyayanginya. Tapi dia masih sering pergi dengan laki-laki lain. Ketika dia pergi dengan Tanto, dia katakan itu teman lamanya yang baru kebetulan ketemu. Setelah saya cari tahu via teman saya yang lain, mereka bilang dia memang pacaran dengan Tanto. Bahkan dia pernah pergi dan nginap” di rumah Tanto.

Kehadiran saya di rumah orangtuanya diterima baik. Tampak orangtuanya juga tidak tahu hubungan Nelly dengan Tanto. Dulu, saya berpikir lebih baik saya cepat- cepat lamar Nelly agar dia tidak digaet orang lain.

Ketika saya sampaikan maksud saya ini, reaksi Nelly biasa-biasa saja, tetapi reaksi orangtuanya justeru sangat mendukung. Dan saat ini kami memang sudah tunangan. Dokter, tapi ternyata dia masih berhubungan dengan Tanto. Pernah ada teman yang anjurkan saya lepas saja Nelly.

Tapi mana bisa, saya sangat mencintainya. Saya sudah berjuang untuk mendapatkannya, masa saya mau lepas. Biar saya sakit hati sedikit saya akan berusaha terus agar Nelly bisa lepas dari Tanto. Dokter, pada kesempatan ini saya mau tanya

1) Apakah cinta saya kepada Nelly ini baik dan pantas masuk ke dalam jenjang pernikahan?

2) Bagaimana menghentikan perbuatan Nelly yang ternyata masih sering berhubungan dengan Tanto.


3) Saya kadang mau marah, tapi ketika sudah di dekat Nelly saya tidak jadi marah lagi, saya terlalu mencintainya. Mengapa bisa begitu? Mohon dokter jawab surat saya ini agar saya bisa mengambil keputusan. Terima kasih dokter.
Salam Nuhan-Kupang


Saudara Nuhan yang Baik
SALAM bahagia juga untuk Anda. Suasana hati dan situasi yang sedang Anda hadapi saat ini, dapat dijadikan moment yang baik untuk mengevaluasi dan me-review perjalanan hidup yang selama ini dilalui bersama Nelly .

Apakah hubungan cinta kalian ini punya prospek yang baik atau justru sebaliknya. Untuk itu saya menyodorkan dua model cinta yang bisa Anda jadikan sebagai bahan review cinta Anda dengan Nelly. Pertama. Cinta Tak Terbalas.

Ungkapan yang sering didapat dalam model cinta seperti ini adalah "Jika saya tidak mencintainya begitu dalam, saya tidak dapat mentolerir cara-caranya memperlakukan saya.” Seolah-olah ini cukup untuk membenarkan kasih sayang Anda. Anda seperti merasa benar dengan alasan seperti itu.

Dalam buku After the Affair (1996), Janis Abrahms Spring menulis bahwa model cinta tak terbalas dinilai sangat menyedihkan.

Dan tampaknya Anda saat ini berpegang pada model cinta seperti itu. Walaupun bagi pengamat luar jelas bahwa hubungan itu menyedihkan dan kasar.

Dengan keras kepala, kadang-kadang nekat, Anda mencoba membuat pasangan Anda tetap tinggal atau kembali bersama Anda tanpa melihat apakah dia baik bagi Anda atau tidak.

Spring bahkan menilai dalam cinta model ini harga diri Anda menjadi begitu rendah, rasa keberhakan Anda tidak berkembang, bahkan konsep Anda tentang cinta begitu terbatas.

Dalam ilmu psikiatri (ilmu tentang kelainan kejiwaan), ada diagnosa tentang orang yang memiliki kekacauan kepribadian yang membuat mereka tidak dapat dan tidak mau berubah, baik secara emosional maupun secara psikologis.

Individu-ndividu semacam ini menganggap bahwa mereka berhak mencintai dan sesungguhnya tidak mampu untuk membentuk ikatan yang otentik. Mereka gagal menggapai konsep timbal-balik dalam cinta. Mereka disebut sebagai orang-orang Narsistik (mencintai hanya demi memuaskan kepentingan diri sendiri).

Orang seperti ini bahkan disebut juga sebagai seorang sosiopath, antisosial, yang terus terdorong untuk berbohong (realita dan ungkapan berbeda).

Tidak mempunyai rasa tanggung jawab dalam pekerjaan atau kewajiban keluarga. Orang ini biasanya tidak dapat mempertahankan hubungan monogami selama lebih dari setahun.

Ada juga gangguan/kekacauan kepribadian yang lain yang disebut kepribadian histrionik. Orang ini bertingkah laku seperti layaknya pemain teater, dramatis dan provokatif. Mereka bisa bercumbuan di hadapan pacar atau pasangan mereka.

Anda perlu berpikir, bila terus berhubungan dengan Nelly, maka Anda bakal membayar banyak untuk hati Anda yang mungkin bisa hancur secara permanen.

Kedua, Cinta Romantis. "Cinta romantis itu penuh dengan kegairahan, kegembiraan, transendensi dan kebahagiaan," tulis Ethel Spector Person dalam Dream of Love and Fateful Encounters: The Power of Romantic Passion (1988).
Hubungan yang indah ini, seringkali disebut sebagai high chemistry, tidak mempunyai kesulitan dan memenuhi Anda dengan perasaan bahwa Anda telah menemukan pasangan yang amat cocok.

"Barangkali semua romantika seperti itu, tulis Jeanette Winterson dalam The Passion, bukan sebuah kontrak di antara dua pihak yang sejajar. Tetapi sebagai ledakan impian dan keinginan yang membara. Kehidupan terasa begitu dramatis dan berpandar warna-warni bagai percikan kembang api sedang menghiasi langit. Cinta yang dirasakan berwarna indah lain dari biasanya".

Selanjutnya untuk menjawab pertanyaan Anda yang pertama, saya ingin katakan bahwa ada ungkapan lama yang mengatakan: "dalam hal cinta, lebih baik dicintai dari pada mencintai." Untuk pertanyaan Anda kedua, dapat dikatakan bahwa bila Nelly mencintai Anda, dia tak akan mencari orang lain seperti Tanto, kecuali dia memang berkepribadian narsisistik.

Untuk pertanyaan ketiga, saya ingin ingatkan bahwa jangan sampai Anda akhirnya menggapai cinta model pertama, yakni model cinta tak terbalas. Anda tidak ingin sengsara di ujung cinta, bukan? Selamat mengambil keputusan walau pilihan itu tidak mudah.
Salam, dr. Valens Sili Tupen, MKM

Pos Kupang Minggu 28 Maret 2010, halaman 13

0 komentar:

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda